Turnamen Foto Perjalanan Ronde 54 : Kabut

Menurut kamus besar bahasa Indonesia online, definisi kabut adalah kelam; suram; tidak nyata. Kabut adalah titik-titk air yang merupakan hasil kondensasi atau sublimasi dari uap air yang terapung-apung di atmosfer dekat permukaan tanah. Melalui proses uap air dalam atmosfer akan berubah wujud menjadi cair atau padat dengan cara berkondensasi menjadi titik-titik air atau bersublimasi menjadi kristal-kristal es. Titik-titik air dan kristal-kristal es yang berkumpul, melayang-layang di lapisan atmosfer yang tinggi disebut awan, namun disebut kabut bila melayang-layang di lapisan atmosfer dekat permukaan tanah. Menarik ya, bahkan dalam blog Belajar Tentang Alam dibahas lengkap tentang bagaimana proses terjadinya kabut, jenis kabut pun ternyata bermacam – macam.

Kabut selalu mengingatkan saya dengan pagi hari dan daerah pegunungan. Cantik, one of the best moment in a day. Kabut mengingatkan saya juga dengan Sapa, kota kecil di kaki Gunung Fansipan, Vietnam Utara. Kota yang selalu diselimuti kabut, menyenangkan.

Hmong Ladies, Sapa

Hmong Ladies, Sapa

This picture is an entry for Turnamen Foto Perjalanan Round 54 : Kabut. Host by Rhinaldi Maulana.

Advertisements

13 thoughts on “Turnamen Foto Perjalanan Ronde 54 : Kabut

  1. baru pertama nih kak mampir di blog ini. salam kenal yaaa..
    sekaligus mau ikuta turnamen foto perjalanan kabut

    Nama : Astin Soekanto
    Nama blog : Namaku Astin
    Nama twitter : @astinsoekanto
    Link blog : https://namakuastin.wordpress.com/2015/01/24/turnamen-foto-perjalanan-ronde-54-kabut/
    Judul Foto : Pohon yang Tetap Tegar Diselimuti Kabut Flores

    Keterangan foto : Bagi yang pernah menapaki jalan-jalan Flores, pasti sudah sangat paham bahwa jalan raya di sana tidak terlalu luas, menanjak, menurun dan berkelok-kelok, dengan sisi seberang jalan terdapat jurang yang dalam. Suatu kali, mobil yang saya tumpangi melewati daerah yang diselimuti kabut pekat. Pak sopir mempercepat laju mobil, karena tidak ingin terjebak dalam kabut. Ngeri kan, kalau menyetir pandangan mata tertutup kabut, sementara di sisi sana terdapat jurang? Saya sampai tak berani membuka mata, saking ngerinya. Di ujung sana, sebuah pohon yang menjulang, berdiri tegar tak terusik. Padahal, pohon-pohon lain tertutup kabut pekat.

    Link foto : https://namakuastin.files.wordpress.com/2015/01/kabut.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s